• Kamis, 23 November 2017

Ladang Besar Investasi Infrastruktur

IIW 15

Berkenaan dengan empat kebijakan pemerintah untuk mendongkrak perekonomian Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengadakan pameran dengan tujuan memudahkan para investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Sesuai dengan yang disampaikan oleh Chairperson APINDO Shinta Kamdani, para investor lokal dan investor asing saat ini sedang menunggu untuk menyalurkan dana investasinya. Menurutnya, kesempatan ini yang tidak boleh disia-siakan pemerintah maupun sektor industri lokal sehingga sejumlah proyek terkait infrastruktur dapat berjalan.

“Empat tantangan infrastruktur di Indonesia adalah transportasi yang masih sangat terbatas, performa infrastruktur pengairan yang buruk, akses sanitasi masih kurang, dan rendahnya rasio elektifikasi,” ujar Shinta. Data yang diperoleh menyatakan bahwa saat ini persentase irigasi Indonesia masih hanya mencapai 70 persen. Hal ini disampaikan Shinta dalam acara Indonesia Infrastructure Week 2015.

Wakil Presiden Jusuf Kalla yang turut membuka acara ini menekankan pentingnya pembahasan infrastruktur yang seolah tak ada habisnya. “Kata yang paling banyak diseminarkan itu infrastruktur sejak dulu. Ini kenapa? Karena ini yang dibutuhkan,” terangnya. Ia menyampaikan bahwa pembahasan sektor ini tidak akan pernah berhenti karena perkembangan masyarakat akan menuntut juga perkembangan di sektor lain, salah satunya infrastruktur.

Mengenai hal ini, Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto menyatakan dirinya ingin meyakinkan investor bahwa pemerintah telah membuat kebijakan yang benar-benar bisa meyakinkan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Lebih lanjut Shinta menyatakan bahwa pemerintah saat ini masih bekerja sama dengan baik dengan sebagian perusahaan lokal dan menjalankan beberapa proyek Usaha Kecil dan Menengah. Semangat inilah yang perlu dilanjutkan. Sementara itu, sejumlah 24 proyek infrastruktur telah berjalan saat ini di Indonesia.

Grace Eldora