• Kamis, 23 November 2017

Kesiapan Indonesia dalam Perdagangan Global

TPP, ekonomi, perdagangan

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mulai memilah usulan daftar bidang usaha yang terbuka dan terbuka dengan persyaratan di bidang penanaman modal atau Daftar Negatif Investasi (DNI). Usulan ini dianggap lebih banyak memberi peluang investasi lebih besar kepada investor asing. Fakta ini diterjemahkan sebagai ‘langkah pemerintah yang ingin memberikan kepastian kepada investor yang ingin masuk sektor tersebut’. Hal ini disampaikan oleh Kepala BKPM Franky Sibarani dari usulan kementerian teknis kepada investasinya. Daftar ini memicu pertanyaan bagaimana arah industri lokal.

Sementara itu pakar ekonomi memprediksi bahwa dalam kompetisi Trans Pacific Partnership (TPP), produk pertanian dan perikanan akan menjadi beberapa sektor yang lebih siap bersaing. Banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum Indonesia bergabung pada 2018. Institute for the Development of Economics and Finance (Indef) menyampaikan bahwa pakta ini akan berkembang ke seluruh pasar ekspor Indonesia. Meskipun demikian, ada argue bahwa pasar yang lebih besar justru akan membawa kekacauan besar jika negara ini tidak mampu menyediakan produk yang bersaing.

TPP adalah sebuah konsep yang mengasumsikan adanya batas-batas (pasar) yang perlu diperbaharui. Eksekutif Direktur Indef Enny Sri Hartati mengumpamakan konsep ini seperti membersihkan selokan agar air mengalir dengan lancar. “Pertanyaannya adalah apakah kamu punya airnya,” ucapnya. Enny yakin bahwa tanpa iklim ekonomi dan bisnis yang kuat, TPP akan berdampak pada kontra-produktif dan produk Indonesia akan semakin mahal dan kalah bersaing. Jika hal ini terjadi, Indonesia akan mengalami arus impor yang besar di tengah arus ekspor yang stagnan.

Menurut Enny, produk-produk pertanian dan perikanan yang saat ini paling mungkin untuk bersaing dalam berbagai sektor industri di TPP. Sementara itu sektor lainnya masih sangat membutuhkan koordinasi antar departemen yang lebih banyak. Hal ini untuk meningkatkan kemampuan Indonesia untuk berkompetisi dalam kualitas produksi. “Memang tugas Menteri Perdagangan untuk abolish sebagian kendala perdagangan. Namun setelah itu pertanyaan yang perlu dijawab adalah produk apa yang akan dijual?” tanyanya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Thomas Lembong menggarisbawahi dua alasan mengapa Indonesia perlu bergabung dalam TPP. Pertama, TPP mungkin merupakan satu-satunya jalan perkembangan Indonesia. Kedua, Indonesia telah lebih berkembang advanced dan sudah cukup siap untuk ratifikasi perjanjian tersebut. Kementerian terlah melakukan kajian ulang untuk rancangan TPP yang berisi 6.000 halaman. Pada saat yang sama fokus untuk mempersiapkan persetujuan ekonomi dengan Uni Eropa. Pakta ini, menurut Menteri, kemungkinan akan ditandatangani dalam jangka waktu dua tahun dari sekarang.

Menteri juga menyatakan bahwa akan mempersiapkan TPP dalam tiga tahun, yakni setahun setelah penandatanganan pakta dagang dengan Uni Eropa. Selain persiapan ini, pihak kementerian juga dirasa perlu untuk menentukan target pencapaian. Menurut Menteri, hal ini seperti menugaskan sesuatu tanpa ada tenggat waktu. Menurutnya, jika tidak punya waktu yang telah ditetapkan, tugas tersebut tidak akan terselesaikan.

TPP akan melibatkan sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Australia, Meksiko, Brunei Darussalam, Chile, Malaysia, New Zealand, Peru, Singapura, dan Vietnam, termasuk Indonesia. Sejumlah kelompok masyarakat masih mempertanyakan keuntungan perjanjian TPP ini, bahkan sebagian orang menyatakan kontrak ini akan lebih banyak merugikan dari pada menguntungkan Indonesia.

Usulan daftar negatif investasi lokal ini disampaikan per 16 Oktober 2015 dan melibatkan tujuh bidang kementerian. Ketujuhnya adalah Kementerian Perdagangan, Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian kehutanan, Kementerian perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian perindustrian, dan Kementerian ESDM. Pada paket penyesuaian struktural IMF 1998, PT Indosat, PT Garuda Indonesia, PT Telkom, PT Krakatau Steel, dan PT Semen Gresik dijual ke pihak asing.

Grace Eldora