• Kamis, 23 November 2017

Manajemen Bencana dengan TIK

benchmark, Jepang, RI, disaster risk management

Dalam rangka memperkuat sistem informasi dan teknologi, pemerintah melakukan benchmarking dengan pemerintah Jepang terkait disaster management atau manajemen bencana. Langkah ke depan yang akan diambil pemerintah salah satunya adalah migrasi televisi analog ke televisi digital. Mengenai hal ini, Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara menekankan prioritas utama adalah pemanfaatkan frekwensi televisi untuk bencana yang disebut dengan public protection disaster relief (PPDR).

Pencanangan PPDR ini kelak akan diberlakukan untuk semua wilayah Indonesia, khususnya yang dilewati lempeng vulkanik dasar laut. Sementara sampai saat ini, salah satu negara Asia yang menerapkan¬†early warning system (EWS) atau sistem peringatan dini yang berjalan dengan baik adalah Jepang. Hal ini lah yang mendorong pemerintah Indonesia untuk melakukan bechmarking ke negara matahari terbit ini. “Rentangan Jawa, Sumatera, Bali itu ‘kan volcano belt. Di Jepang frekwensi gempa lebih banyak lagi, jadi kita belajar dari sana untuk mengimplementasikan disaster manajemen,” jelasnya.

Menurut Rudiantara, di sini lah pentingnya saluran televisi publik seperti saluran NHK di Jepang. Indonesia saat ini masih memiliki televisi publik Televisi Republik Indonesia (TVRI) dan Radio Republik Indonesia (RRI). Perbedaan kedua stasiun informasi publik ini terleetak pada pendanaan. Sementara NHK memperoleh dana dari iuran masyarakat, TVRI dan RRI masih dibiayai oleh pemerintah. Oleh karena itu, penting menjaga independensi siaran publik.

Sebelumnya, telah muncul wacana penggabungan TVRI dan RRI setelah Rancangan Undang-Undang (RUU) Televisi dan Radio Republik Indonesia (RTRI) masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2015. Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menjadi salah satu medium yang dianggap efektif dan efisien untuk implementasi manajemen bencana. Hal ini diharapkan menjadi salah satu media sistem peringatan dini jika terjadi bencana sehingga mengurangi dampak risiko yang lebih besar. Terlebih lagi Indonesia merupakan negara maritim dengan lebih dari 17 ribu pulau yang dikelilingi rentang perairan yang besar.

Grace Eldora