• Rabu, 22 November 2017

Simposium Nasional Cybersecurity

Simposium Nasional Cybersecurity

Hingga berita ini diturunkan, serangan siber semakin serius dari hari ke hari, dan berdampak langsung bagi sejumlah aspek di sebuah negara. Termasuk di antaranya adalah aspek perekonomian. Untuk itu, demi mendukung perekonomian negara Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenpolhukam) melangsungkan Simposium Nasional Cybersecurity (SNCS) pada Rabu (3/6).

Seperti yang diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai lambat di kuartal pertama yang hanya mencapai angka 4,71%, yang tentunya dipicu oleh beragam sebab. Maka, demi mendukung pertumbuhannya dari segi keamanan siber, Simposium Nasional Cybersecurity ini membahas soal dorongan pertumbuhan ekonomi Indonesia,

Bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta, Simposium Nasional Cybersecurity ini dihadiri oleh sekitar 400 peserta dan sejumlah pembicara ternama dari praktisi hingga para pejabat negara seperti

SNCS dibuka oleh keynote speech dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Tedjo Edhy Purdjianto.

“Ancaman siber berpotensi mengurangi optimalisasi kerja pemerintah,” ujar Tedjo dalam pidatonya. “Diharapkan dari acara ini, pemerintah dapat mendukung cybersecurity dengan membentuk sebuah tim.”

Tim yang dimaksud Tedjo dalam hal ini mengacu pada Badan Cyber Nasional (BCN), yang sejak awal diusulkan oleh Kemenpolhukam dan disinyalir akan bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN).

Rahardan Apriadji