• Kamis, 23 November 2017

Legal and Regulation Risk Roundtable Discussion

Legal and Regulation Risk Roundtable Discussion

Era teknologi dewasa ini menuntut masyarakat untuk lebih adaptif terhadap perubahan. Khususnya dalam dunia bisnis, perusahaan harus peka terhadap dinamika lingkungan, termasuk di antaranya adalah yang berkaitan dengan kebijakan. Untuk itulah, Jasa Marga yang bekerja sama dengan organisasi manajemen risiko ternama CRMS Indonesia menghelat Legal and Regulation Risk Roundtable Discussion.

Evolusi juga terjadi tidak hanya dalam kebijakan atau regulasi, tetapi juga dalam atmosfer bisnis dan perekonomian—seperti Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan diterapkan.

“Manajemen risiko dapat melindungi perusahaan dalam berbagai kepentingan, baik itu dari shareholder maupun customer,” ujar Direktur Keuangan PT Jasa Marga Reynaldi Hermansjah dalam opening speech-nya di Jasa Marga Development Center, pada Senin (15/6).

Risiko hukum dan regulasi di Indonesia sudah bukan menjadi hal yang ganjil lagi. Seperti salah satunya, dari seorang sumber Values Magazine, beberapa Peraturan Pemerintah yang berkaitan dengan perasuransian disinyalir membuat sejumlah perusahaan asuransi tutup.

“Tema ini menjadi relevan di Indonesia, karena hukum yang seharusnya menjadi kepastian kemudian menjadi ketidakpastian,” terang Ridwan Hendra, Director dari CRMS Indonesia.

Diskusi ini dihadiri oleh sekitar 30 orang praktisi di bidang manajemen risiko, dan diisi oleh tiga orang pembicara, yakni Risk Monitoring Committee PT Asuransi Takaful Umum Syafrial Firdaus, Head of Risk Management PT Taspen Achmad Mochtarom, dan Portofolio Underwriter PT Tugu Pratama Sumyartono.

Sesi pemaparan dan tanya jawab Legal and Regulation Risk Discussion yang berlangsung seru sepanjang kurang lebih tiga jam ini dipimpin oleh moderator yang merupakan Principal dari CRMS Indonesia, Leo J. Susilo.

Rahardan Apriadji