• Rabu, 22 November 2017

Tidjane Thiam: Ahli Risiko Terbaru Credit Suisse

Tidjane Thiam

Para pemegang saham memberikan sang pimpinan perusahaan, Tidjane Thiam, sebuah sambutan yang sangat ‘meriah’ pada hari Selasa setelah Credit Suisse bahwa ia akan menggantikan pimpinan terdahulu mereka Brady W. Dougan. Saham perusahaan bank investasi terbesar ketujuh di dunia ini—yang hampir mati dalam beberapa tahun terakhir—meningkat 6,7 persen.

Perubahan ini merefleksikan posisi reputasi Thiam yang berada di atas untuk tataran dunia keuangan dan manajemen risiko di London. Hal tersebut juga sekaligus menggambarkan bahwa ia akan membawa perubahan haluan untuk perusahaan perbankan asal Swiss ini, merasakan pengeluaran yang besar selama beberapa tahun, sebagian besar dikarenakan perannnya untuk membantu masyarakat Amerika Serikat untuk menghindari pajak.

Tidjane Thiam akan berusaha mematahkan paradigma masyarakat terhadap gambaran sosok pimpinan bank Swiss. Pria asli Afrika yang bisa berbahasa Perancis ini belum pernah sama sekali berada di perusahaan bank investasi sebelumnya. Ia sempat mengenyam pengalaman di McKinsey, Bank Dunia, serta dua perusahaan asuransi sejak tahun 2009. Ia adalah mantan pemimpin di antara salah satu perusahaan asuransi tersebut, yakni Prudential, yang mana tidak ada kaitannya juga dengan perusahaan yang kini ia pimpin.

Ada satu kalimat yang terlontar dari Tidjane Thiam kala ia mengikuti proses seleksi di Credit Suisse: “Saya senang dengan wawancara ini. Tapi, katakan pada mereka, bahwa kalian sudah menemukan seorang kulit hitam, asal Afrika, yang bisa berbahasa Perancis, dengan tinggi enam kaki.” Lahir di Pantai Gading dan bersekolah di Perancis, Thiam memulai kariernya di dunia bisnis, lalu ke politik dan lalu berbalik haluan kembali ke bisnis. Mandatnya di McKinsey berakhir ketika ia kembali ke Pantai Gading dan menjadi menteri di pemerintahan sana.

Rahardan Apriadji