• Rabu, 22 November 2017

Ronald Walla: “Software” Kesuksesan di Perusahaan Keluarga

Ronald Walla

Wismilak Inti Makmur Tbk merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di industri kretek terkenal di Indonesia. Perusahaan ini sudah berdiri sejak tahun 1962 dan tetap bertahan hingga saat ini. Perusahaan ini didirikan oleh Lie Koen Lie (Wisman Ali)  bersama Oei Bian Hok (Budiono Widjajadi) di mana Lie Koen Lie adalah kakek kandung dari Ronald sendiri.

Ketika berbincang dengan tim Values Magazine, Ronald masih ingat betul bagaimana kenangan manis masa kecilnya dengan sang kakek. “Lie Koen Lie adalah opa (red-kakek) saya. Kami memanggilnya Opa Koen Lie,” ujar Ronald. “Perkenalan pertama dengan perusahaan ini terjadi saat saya berusia lima tahun. Ketika saya masih TK,” ujar Ronald sambil tersenyum. “Saat itu Opa Koen Lie sudah masuk masa pensiun dan jarang pergi ke kantor. Sehingga saya sering diajak main oleh beliau,” sambungnya.

Saat Ronald “diasuh” oleh kakeknya tersebut, ia sering melihat Opa Koen Lie menghisap rokok kretek hasil dari produksinya bersama koleganya. Siapa sangka, tiga puluh tahun kemudian Ronald dipercaya memegang tampuk pimpinan perusahaan yang dirintis oleh kakeknya tersebut.

Walaupun demikian, perjalanan karir Ronald menjadi CEO di perusahaan tersebut dilalui melalui jalan yang panjang. “Saat saya kelas empat SD, saya berkenalan pertama kalinya dengan dunia komputer,” papar Ronald. “Komputer yang pertama kali saya tahu adalah komputer produk Intel dan itu yang pertama kali muncul di Indonesia,” sambungnya.

Tak disangka, Ronald justru semakin tertarik dengan barang yang terbilang baru tersebut. Ibu dari Ronald paham betul bahwa anaknya kini semakin “tenggelam” dengan passion baru yang dimiliki olehnya. Alhasil tanpa ada paksaan, keluarganya malah makin mendorong Ronald untuk semakin terjun di bidang eksakta dan dunia komputer. Ronald mengatakan, “Saya belajar banyak tentang algoritma, logika dan bahasa pemrograman.” “Saat saya SMA kelas tiga, saya masuk jurusan A1 yang dikhususkan untuk bidang eksakta,” sambungnya. Cita-cita dan passion yang ia kejar mengantarnya berlabuh di University of Maryland, Amerika Serikat.

Bagaimana Ronald Walla mendorong terciptanya tata kelola perusahaan yang sehat di industri keluarga? Simak selengkapnya di Values Magazine edisi Maret 2015.

Rahardan Apriadji