• Senin, 25 Juni 2018
HR

Karyawan Bank Fashion Terancam PHK

Bank Fashion

Bank Fashion, salah satu gerai fashion ternama di Inggris terancam bangkrut dan sekitar 1.500 pekerja diprediksi terkena risiko PHK. Bank Fashion terkena krisis finansial pasca liburan Natal ini. Bank Fashion pada awalnya dimiliki oleh grup JD Sports. Namun pada bulan November, JD Sports memutuskan untuk menjual Bank Fashion pada Hilco karena gerai fashionnya terus merugi. Di awal tahun 2015 ini, pihak Hilco terpaksa memanggil akuntan publik terkenal yaitu Delloite untuk mengaudit sustainability dari gerainya tersebut. Alhasil, Delloite menyatakan bahwa Bank Fashion menderita kerugian finansial sebanyak 8,1 juta Poundsterling. Mereka pun mengatakan bahwa sekitar 1.500 pegawai terancam pemutusan hubungan kerja.

Dari sekian banyak alasan yang dikemukakan oleh pihak Hilco sendiri, Bank Fashion menderita kerugian disebabkan oleh kurang mampunya gerai tersebut bersaing dengan gerai fashion lainnya serta semakin maraknya e-commerce yang pada akhirnya menggeser gerai-gerai tradisional. Berdasarkan informasi yang ada, Hilco telah membentuk seorang kepala restrukturisasi untuk menyelamatkan Bank Fashion dari kerugian. Setelah pengalihan kepemilikan antara JD Sports dan Hilco, pihak Hilco sendiri belum mendapatkan solusi yang tepat tentang bagaimana cara mereka untuk survive dari krisis tersebut. Alih-alih menyelamatkan, Hilco justru tidak mampu menutupi hutang-hutang yang harus ditanggung oleh gerai fashion itu. Salah satu administrator dari tim restrukturisasi tersebut yaitu Bill Dawson mengatakan bahwa Delloite berusaha untuk mengamankan kesepakatan untuk menyelamatkan Bank Fashion dari lilitan hutang.

Dawson mengatakan, “Bank Fashion terus merugi akibat persaingan yang ketat sehingga tidak bisa memberikan profit signifikan di tahun ini.” Ia pun melanjutkan, “Setelah melihat review bisnis perusahaan, pengambilalihan kembali perusahaan belum dirasa jadi sebuah solusi. Dewan direksi terpaksa harus membuat rapat internal untuk tim restrukturisasi.” Walaupun demikian, Dawson mengakui bahwa perusahaan sudah membayar gaji karyawannya secara normal dan gerai pun tetap dibuka. Beberapa barang pun dijual dengan diskon hingga 70 persen untuk mendongkrak penjualan. Di satu sisi, Dawson sendiri tidak menampik saat ditanya apakah ada perusahaan yang tertarik mengakuisisi Bank Fashion. Ia mengatakan bahwa hingga saat ini sudah banyak perusahaan yang tertarik mengakuisisi Bank Fashion dengan berbagai macam visi misinya. Saat ini Bank Fashion memiliki 84 gerai toko di Inggris dan mempekerjakan sekitar 1.553 orang karyawan.

Iqbal Ramadhan